Senin, 21 Juli 2014

kehidupan susah terlilit hutang, tanpa penghasilan

Kehidupan saya sebelumnya nornal saja, saya bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan dan dapat sedikt membantu kehidupan orang tua saya yang tidak bekerja dengan dua orang adik saya sebagai pelajar.

saya mempunyai seorang pacar yg sudah hampir 3 tahun saya pacari, tetapi kedua orang tua saya tidak mengetahui pekerjaan pacar saya yg seorang kuli bangunan saya malu untuk mengakui pekerjaan tersebut kepada orang tua saya, saya malu kalau orang tua saya sampai mengetahui keadaan pria pilahan putrinya karna dia hanya lulusan SD sedangkan saya seorang sarjana, tetapi saya tidak pernah mempermasalahkan apaun pekerjaan dia, yg penting dia seorang pria baik dan bertanggung jawab.
keadaan orang tua saya sudah sangat tua dan menyuruh saya untuk segera menikah, karna saya dan calon suami tidak mempunyai biaya pernikahan akhirnya kami pun sepakat untuk berhutang kepada sebuah bank swasta dan menggadaikan surat kendaraan bermotor, membuat kartu kredit serta, meminjam uang kepada kantor saya. total semua hutangnya hingga  30 jutaan.
selama menikah saya bahagia, uang mingguan dari suami bisa saya pakai untuk kehidupan sehari hari saya dan gaji saya untuk membayar cicilan hutang, saya hidup dengan sederhana dan tidak pernah mengeluh.

Sampai akhirnya pernikahan kami sudah berjalan 5 bulan dan saya belum hamil juga, saya mengerti pasti alloh memberikan jalan terbaik karna kehidupan kami yg belum layak maka alloh belum memberikan kami seorang anak.
sampai akhirnya perusahaan saya bekerja bangkrut dan saya pun kena dampak PHK, akhirnya saya tidak bekerja dan mencari cari pekerjaan selama 4 bulan ini dan karna saya tidak bekerja banyak sekali telephone masuk untuk menangih hutang dan saya pun tidak mampu untuk membayarnya, segala cara sudah saya lakukan termasuk menjual semua barang barang dirumah, mas kawin dan lain lain, tapi itu belum menyelsaikannya juga,
total hutang saya sampai bulan ini masih 17 jutaan. Saya bingung sekali untuk membayarnya saya tidak punya apa-apa lagi untuk saya jual untuk membayar cicilan, di saat keadaan saya susah seperti ini saya mengetahui bahwa saya sedang hamil, 3 bulan saya bingung untuk mencari pekerjaan dalam keadaan hamil seperti ini, sedangkan hutang saya menumpuk, saya tidak punya apa-apa.
gaji mingguan suami saya hanya 300rb per minggu dan harus di bagi untuk saya 150rb dan biaya transport dia 150rb, sungguh saya sangat bingung dari mana saya bisa membayar semua hutang saya dengan penghasilan sebesar itu.

saya hanya bisa memohon kepada alloh agar mau membantu saya dalam memberikan banyak rezekinya kepada saya, dan mau menolong saya untuk bisa melunasi hutang-hutang saya.

saya harap ada pembaca dari kehidupan berada dan berkecukupan untuk membantu saya, saya berdoa agar alloh membalas segala perbuatan baik ada, terima kasih.